DB
Data Bicara
2026-01-21T06:55:00.000Z

Kapolri: Dit PPA-PPO Beri Perlindungan Korban, Penuhi Kesetaraan Gender

Kapolri: Dit PPA-PPO Beri Perlindungan Korban, Penuhi Kesetaraan Gender

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Ditres PPA-PPO (Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang) di 11 Polda dan 22 Polres, Rabu (21/1/2026), menjelaskan upaya membangkitkan keberanian masyarakat korban untuk melapor. Dia menekankan perlindungan psikologis dan pelayanan terbaik untuk korban kekerasan.,Dit PPA-PPO bekerja sama dengan stakeholder dalam negeri dan luar negeri, serta meresmikan sosialisasi untuk memastikan korban merasa aman dan berani melapor. Sigit menyoroti bahwa kejahatan terhadap perempuan dan anak menjadi ancaman global, dengan data WHO menunjukkan 1 miliar anak mengalami kekerasan.,Dia menegaskan komitmen meningkatkan kinerja jajarannya untuk menjadikan pelayanan terhadap korban perempuan dan anak serta perdagangan orang penuh profesional. Sigit menyoroti tantangan korban tidak berani bersuara, yang menghambat investigasi dan penanganan kasus.,Kepala Bareskrim menegaskan bahwa Dit PPA-PPO fokus pada penanganan kejahatan PPA-PPO, seperti kekerasan, perdagangan orang, dan penyelundupan. Dia mengingatkan bahwa angka korban WNI di luar negeri meningkat, dan jalur yang benar diperlukan untuk menghindari korban menjadi tersandung sindikat online scamming.,Analisis Singkat: Kapolri menekankan pentingnya kebijakan dan kolaborasi dalam menghadapi kejahatan terhadap perempuan dan anak. Penuhnya kesetaraan gender diharapkan melalui Direktorat ini, sementara data WHO dan UNICEF menunjukkan skala masalah global yang sangat besar.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.