Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat untuk waspadai gangguan stabilitas nasional akibat kekuatan asing, mengingat alasan geopolitik dan ekonomi yang menunjukkan Indonesia sering menjadi target campur tangan asing melalui pendekatan resmi dan multilateral. Kehadiran diplomat dengan staf serta penugasan tenaga asing pada organisasi multilateral terbukti sebagai metode pengintai kekuatan asing. Peristiwa historis menunjukkan bahwa ketergantungan pada kekuatan asing sering kali berdampak negatif, terutama dalam aspek keamanan dan ekonomi. Kebijakan ini mencerminkan kebutuhan Indonesia untuk membangun sistem keamanan yang terpusat dan resilient. —DataBicara: Kebijakan ini menekankan pentingnya pertahanan kebijakan internasional dalam mengurangi risiko gangguan stabilitas.
2026-01-21T03:13:00.000Z
Waspadai Gangguan Stabilitas Nasional oleh Kekuatan Asing

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.