Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono menyatakan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros, Sulsel, dilengkapi TAWS untuk mendeteksi obstruksi seperti gunung. TAWS memberi peringatan dini terhadap penghalang di udara. Di sela rapat kerja dengan DPR Komisi V, Soerjanto mengungkapkan sistem ini beroperasi sejak tahun 2000 dan terkait dengan peringatan dini di pesawat. Penyebab kejadian belum diungkapkan, namun KNKT menyoroti pentingnya penggunaan teknologi ini dalam mitigasi risiko kecelakaan penerbangan. Status peringatan dini terkini belum diakui, meski penerbangan terkait dengan TAWS diizinkan. Pemangku kepentingan menekankan peran teknologi ini dalam meningkatkan keselamatan penerbangan. —DataBicara: Sistem TAWS adalah teknologi pendukung pencegahan kecelakaan penerbangan, terkait dengan peringatan dini di udara, dan diterapkan pada sejumlah maskapai terkemuka. Keterlibatan KNKT menunjukkan kepentingan teknologi dalam mendampingi pengelolaan kejadian peristiwa alam.
2026-01-20T15:08:00.000Z
KNKT: Pesawat ATR Ada Alat Deteksi Gunung, Berfungsi Tidaknya Tunggu Black Box

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.