20/1, Yerusalem - Pasukan Israel menghancurkan markas UNRWA di Yerusalem Timur dengan menggunakan buldoser. UNRWA menyebut serangan ini sebagai kejadian tak terdahului. Juru bicara UNRWA, Jonathan Fowler, menyebut pasukan Israel mengusir penjaga keamanan dan menyerbu kompleks pada pagi hari. Fowler menegaskan serangan ini melanggar hukum internasional. Kementerian Luar Negeri Israel menegaskan bahwa kompleks tidak menikmati kekebalan dan operasional UNRWA di Yerusalem dihentikan sejak Januari 2020. Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, menyebut hari ini sebagai hari bersejarah bagi pemerintahan Yerusalem. Investigasi oleh Mantan Menteri Luar Negeri Prancis Catherine Colonna menemukan masalah terkait netralitas, tetapi Israel belum memberikan bukti meyakinkan terhadap tuduhan. Markas UNRWA di Yerusalem dihentikan operasional dan tidak memiliki personel di lokasi tersebut.
2026-01-20T11:02:00.000Z
Israel Menghancurkan Markas UNRWA di Yerusalem Timur, Pasukan Israel Menyerbu Kompleks

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.