Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan data bahwa kasus keracunan akibat makan bergizi gratis (MBG) pada bulan Oktober 2025 mencapai 85 kasus, yang berkurang menjadi 12 kasus di Desember 2025. Hal ini disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR di Jakarta, Selasa (20/1/2026). Dadan menegaskan puncak kejadian keamanan pangan terjadi pada bulan Oktober, sementara kasus terendah di Desember. Masih ada 7 kasus pelanggaran protokol kesehatan (SOP) di satuan pelayan pemenuhan gizi.
Kepada wartawan, Dadan menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan MBG agar masyarakat tidak kembali terkena risiko keracunan. Dia juga memastikan penertiban prosedur operasional (SOP) di seluruh satuan pelayan. Dalam pertemuan tersebut, tidak ada pernyataan spesifik mengenai penyebab penurunan kasus, hanya data statistik yang diberikan.
Berdasarkan data sumber, kasus keracunan MBG tercatat mencapai puncak pada bulan Oktober 2025 dengan jumlah 85 kasus, kemudian menurun menjadi 12 kasus pada Desember 2025. Pemenuhan gizi masih terbatas di beberapa satuan, terutama di daerah terpencil. Data yang diberikan tidak terkait dengan penyebab penurunan angka kasus, hanya presentasi statistik yang sudah tercantum dalam sumber.
