Pesawat Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Serikat (NORAD) akan tiba di Pangkalan Luar Angkasa Pituffik di Greenland pada hari Senin (19/1/2026) untuk aktivitas pertahanan yang telah direncanakan sejak lama. Pernyataan NORAD dihujani oleh ketegangan akibat ancaman Presiden Donald Trump untuk mengambil kendali atas Greenland, yang merupakan wilayah otonom Denmark. Kegiatan ini akan kolaborasi dengan negara-negara terkait, termasuk Denmark dan Kanada, untuk memperkuat sinergi pertahanan antara AS, Kanada, dan Eropa.
Pernyataan NORAD tidak menyebutkan detail kegiatan, tetapi menyebutkan bahwa pesawat akan beroperasi bersama dengan pesawat di daratan Amerika Serikat dan Kanada. NORAD menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari operasi berkelanjutan yang telah lama direncanakan. Trump memicu ketegangan dengan ancaman tarif baru terhadap negara-negara yang menentang rencananya mengambil kendali atas Greenland. Pada akhir pekan lalu, presiden AS mengumpulkan delegasi militer Eropa ke Greenland, yang juga mengundang AS. Denmark memproposionalkan keberadaan NATO untuk menghadapi ancaman keamanan di pulau arktik.
Pertahanan di Greenland menjadi prioritas utama akibat meningkatnya ketegangan geopolitik, terutama di tengah ancaman terkait penguasaan pulau arktik. Kegiatan NORAD akan berlangsung secara rutin untuk memastikan keamanan wilayah Amerika Utara.
