DB
Data Bicara
2026-01-20T03:56:00.000Z

Korban Love Scamming di Gading Serpong Diajak VCS Lalu Diperas

Korban Love Scamming di Gading Serpong Diajak VCS Lalu Diperas

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengungkap sindikat love scamming di Gading Serpong, Tangerang, dengan korban mayoritas WNA Korea Selatan. Pelaku menggunakan aplikasi Telegram untuk membangun komunikasi, lalu membangun video call sex (VCS) sebagai bahan pemerasan. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman menyatakan bahwa pelaku menawarkan bagian tubuh atau VCS untuk memperkuat kepercayaan korban. Tindakan ini terancam dengan peringatan hukum dan pemutusan akses perangkat elektronik. —DataBicara: Sindikat love scamming berpotensi mengganggu kehati-hatian WNA, khususnya di wilayah dengan frekuensi komunikasi internasional tinggi.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.