DB
Data Bicara
2026-01-20T00:41:00.000Z

Kopi Hitam Nadiem Makarim: Kebijakan yang Dibuat dengan Orang Terdekat

Kopi Hitam Nadiem Makarim: Kebijakan yang Dibuat dengan Orang Terdekat

Jakarta - Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) dengan terdakwa Nadiem Makarim terus berlangsung di Pengadilan Tipikor Jakarta. Jaksa menghadirkan saksi seperti mantan Dirjen Paudasmen Kemedibudristek Jumeri, yang menyebut kebijakan digitalisasi pendidikan di masa Nadiem bak kopi hitam yang diramu orang terdekatnya. Jaksa memperkenalkan istilah 'kopi hitam' dalam BAP Jumeri, menyatakan bahwa kebijakan-kebijakan pendidikan terkait AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) dibuat oleh Nadiem dengan anggota tim seperti Jurist Tan, Fiona, dan Ibam. Jaksa menanyai apakah kopi hitam merujuk pada kebijakan yang lebih dipercaya, kritik terhadap proses pengadaan, dan apakah tim non-eselon lebih dipakai dibanding pejabat eselon I-II. Hakim menolak eksepsi Nadiem dan memastikan sidang dilanjutkan. Proyek korupsi disebut menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 2,1 triliun. Pihak terkait belum menyerahkan petunjuk keterlibatan konsultan atau pihak ketiga, sementara saksi menyampaikan kritik terhadap proses pengadaan yang dianggap tidak transparan.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.