DB
Data Bicara
2026-01-19T23:48:00.000Z

Kemlu Duga 100+ WNI ke Cambodia Buka Kaki Sebab Bisnis Scam Berkelanjutan

Kemlu Duga 100+ WNI ke Cambodia Buka Kaki Sebab Bisnis Scam Berkelanjutan

Ratusan WNI di Kamboja melapor ke KBRI Phnom Penh untuk mendapatkan fasilitas deportasi setelah keluar dari sindikat penipuan daring. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memperkirakan jumlah WNI yang masih akan berdatangan ke KBRI tercatat di atas 100 orang. Pelaksana tugas PWNI Kemlu, Heni Hamidah, mengatakan bahwa upaya pemberantasan sindikat penipuan daring di Kamboja masih terus berlanjut, sehingga prediksi terhadap jumlah WNI yang melapor terus meningkat. Pihak KBRI terus memantau situasi dan mengingatkan kebijakan pemerintah Kamboja yang terkait dengan pemberantasan penipuan daring.

Pemangkuan WNI di Kamboja terkait dengan keterlibatan mereka dalam sindikat penipuan daring yang menyebabkan perlu kebijakan deportasi. Kementerian Luar Negeri mendukung usulan pemerintah Kamboja untuk berkoordinasi dengan lembaga keamanan di daerah tersebut. Peristiwa ini terkait dengan kebijakan keamanan dan pemberantasan penipuan daring yang menjadi prioritas pemerintah dua negara.

Kemlu memastikan bahwa proses deportasi WNI di Kamboja berjalan sesuai prosedur. Pihak KBRI terus memantau pergerakan WNI ke lokasi tersebut dan menerapkan strategi pemberantasan penipuan daring yang sesuai dengan kebijakan pemerintah Kamboja. Penyebab utama peristiwa ini terkait dengan tindak lanjut dari sindikat penipuan daring yang berjalan di luar batas negara.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.