1. Wamenhut Rohmat Marzuki menyatakan ada risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat siklus El Nino 4 tahunan di Indonesia pada 2027. Pemerintah diminta meningkatkan pencegahan dan pengawasan. 2. Dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Senayan, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026), dia menekankan bahwa siklus empat tahunan El Nino mampu membasmi 2,6 juta hektar lahan pada 2015. Pemerintah akan memantau risiko karhutla pada 2025. 3. Wamenhut mengkritik kebijakan penggunaan tanah yang tidak terpantau dan menyarankan perlu adanya pengukuran ekstensi dan intensitas kebakaran sebelum kejadian. 4. Data sumber menyebutkan bahwa tahun 2025 akan menjadi momen kritis untuk analisis risiko karhutla, dengan catatan bahwa kebijakan pemerintah terkait pelacakan dan mitigasi perlu disesuaikan. 5. Pemerintah saat ini sedang memperkuat sistem peringatan dini dan pengawasan jarak jauh untuk memutuskan risiko kebakaran hutan dan lahan. —DataBicara: Tren karhutla yang terjadi setiap 4 tahun di Indonesia makin parah, dengan pemicu utama siklus El Nino yang berlangsung sekitar 2025. Kebijakan pemerintah perlu meningkatkan kesiapsituan dan pengawasan sebelum kejadian, terutama di daerah rawan banjir dan kekeringan.
2026-01-19T16:04:00.000Z
Wamenhut Peringatkan Potensi Karhutla Akibat Siklus El Nino 2027 di Indonesia

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.