Nadiem Anwar Makarim menegaskan pemerintahannya mencopot dua anak buahnya, Khamim dan Sri Wahyuningsih, karena tidak sesuai dengan kebijakan pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Penyidikan terkait hal ini dilangsungkan di Pengadilan Tipikor Jakarta, 19 Januari 2022. Khamim berasal dari Direktur SD di Ditjen PAUDasmen, sedangkan Sri Wahyuningsih diganti dengan Poppy Dewi Puspitawati dan Mulyatsyah. Nadiem tak pernah membalas surat Google terkait pengadaan produk tersebut. Pemecatan dilakukan berdasarkan ketidakpatuhan operasional, sementara proses dijelaskan melalui surat pengadilan.
2026-01-19T12:29:00.000Z
Nadiem Copot Dua Anak Buah Karena Tidak Patuh dalam Pengadaan Laptop

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.