Pertunjukan biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi perbincangan pasca-panitia mengklaim acara hiburan ditarik setelah acara keagamaan. Waka Komisi VIII DPR Singgih Januratmoko menegaskan polemik ini bukan masalah sepele. Menurutnya, keberadaan biduan di panggung peringatan Isra Mikraj menunjukkan lemahnya sensitivitas sosial dalam mengamankan kesakralan ajaran agama. Pemimpin panitia menyatakan bahwa aktivitas hiburan harus mencerminkan nilai adab, kepantasan, dan penghormatan terhadap simbol-simbol agama. Kepada wartawan, ia mengingatkan masyarakat untuk menjaga martabat agama dan harmoni sosial. Pihak panitia telah mengunggah video klarifikasi di Polsek Songgon untuk memastikan proses yang transparan. Hadiyanto, kepala panitia Isra Mikraj Desa Parangharjo, mengkonfirmasi adanya hiburan tersebut, tetapi menyebutkan bahwa pengisi acara diambil setelah acara inti selesai dan semua undangan sudah tidak ada. Peristiwa ini dianggap sebagai peringatan serius untuk meningkatkan literasi keagamaan dan kepekaan sosial.
2026-01-18T23:05:00.000Z
Waka Komisi VIII DPR: Biduan di Panggung Isra Mikraj Bukan Masalah Sepele

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.