Presiden Prabowo Subianto hadir di Tapanuli Selatan dan Aceh Tamiang pada pergantian tahun 2025-2026, menjadi bagian dari respons negara terhadap bencana besar di Sumatra. Kehadiran presiden di lokasi bencana dianggap sebagai alat kebijakan, memperkuat otoritas, penguatan komando, dan sinkronisasi peran pemerintah lintas sektor. Peristiwa ini menunjukkan bahwa tindakan koordinasi kementerian, BNPB, TNI-Polri, serta pemerintah daerah menjadi kunci dalam menanganinya. Bencana menyebabkan korban, kerusakan infrastruktur, serta gangguan sosial-ekonomi, sementara kehadiran presiden memberikan arah terpadu ke dalam proses penanganan.
2026-01-06T11:25:00.000Z
Kepemimpinan Presiden di Bencana: Kehadiran di Tapanuli Selatan dan Aceh Tamiang

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.