Militer Israel perkenalkan sistem pemantauan elektronik pada warga Tepi Barat, berlaku untuk warga Israel dan Palestina. Kebijakan ini dilaporkan oleh media Tel Aviv sebagai reaksi terhadap peningkatan aksi kekerasan pemukim Israel terhadap warga Palestina. Sistem dijelaskan mampu memantau pelanggaran perintah pembatasan pergerakan. Kepala Badan Kekamanan Domestik Shin Bet, David Zini, mengajukan permintaan untuk menempatkan alat ini. Alat berupa gelang elektronik, dilaksanakan secara merata antara kedua kelompok. Israel mengklaim tindakan ini berpotensi dibuat pidana, meski organisasi hukum bersikukuh akan mengajukan banding. Keputusan ini mengikuti peningkatan konflik di Jalur Gaza setelah perang berkecamuk pada Oktober 2023. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, lebih dari 1.000 warga Palestina terluka, termasuk militan, di Tepi Barat.
2026-01-06T07:54:00.000Z
Israel Perkenalkan Gelang Elektronik untuk Batasi Pergerakan di Tepi Barat

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.