Presiden AS Donald Trump menyatakan serangan militer terhadap Venezuela sebagai contoh dari 'Doktrin Monroe', kebijakan 1832 yang memperkuat pengaruh AS di Amerika. Serangan berlangsung pada 3 Januari 2026, memicu perdebatan global.,Doktrin Monroe, dirumuskan oleh Presiden James Monroe, bertujuan memisahkan wilayah pengaruh AS dari Eropa. Trump mengklaim AS mengelola Venezuela hingga transisi aman tercapai.,Doktrin Monroe diperluas dengan Roosevelt Corollary (1904) yang memperkuat hak AS untuk campur tangan di Amerika Latin. Modernnya, AS terlibat dalam intervensi di dominikan, haiti, dan nikaragua, sering dianggap sebagai 'imperialis'.
2026-01-06T07:03:00.000Z
Trump Gempa Venezuela: Doktrin Monroe Sebagai Pembenaran

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.