Jakarta - Mantan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istriya Cilia Flores mengaku tidak bersalah atas tuduhan perdagangan narkoba dan senjata dalam pengadilan New York sejak ditangkap pasukan AS. Tampil pertama mereka di pengadilan, mereka mengakui keterlibatan dalam operasi hukum yang berlangsung sejak Mei 2023. Pasukan AS mengamankan mereka setelah mereka menghadiri sidang hukum terkait peredaran narkoba dan senjata di wilayah mereka. Mereka tidak memperlihatkan rencana mengejek atau mengkritik kebijakan pemerintah. Tidak ada informasi tentang kehadiran tim hukum mereka. Tindakan mereka dianggap sebagai langkah hukum dalam proses penyelidikan terkait kebijakan publik dan kebijakan kepolisian. —DataBicara: Tindakan hukum terkait perdagangan narkoba dan senjata di wilayah Amerika Serikat terus diinvestigasi, dengan fokus pada kebijakan publik dan kebijakan kepolisian.
2026-01-06T06:13:00.000Z
Maduro & Flores: Tidak Bersalah di Pengadilan New York

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.