Presiden Jokowi akan memberikan arahan dan evaluasi program kabinet dalam retret kedua di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Pemilik institusi Mensesneg Prasetyo Hadi menyebutkan tugas retret adalah evaluasi program pemerintahan selama satu tahun under Bapak Presiden dan Wapres. Retret akan mengacu pada evaluasi program kerja pemerintah, termasuk kinerja institusi kabinet.
Dalam konferensi di Hambalang, Prasetyo menekankan evaluasi terhadap program pemerintahan, termasuk kinerja penyelenggara. Retret berpotensi menghitung efektivitas pelaksanaan program serta mengidentifikasi hal yang memerlukan perbaikan. Pemimpin kabinet diwacanakan untuk memberikan arahan terkait kebijakan publik dan reformasi perekonomian.
Retret dihiasi dengan penjelasan mengenai kebijakan-kebijakan yang menyangkut keberhasilan pemerintahan, termasuk pengelolaan anggaran dan pendistribusian sumber daya. Pada sisi lain, evaluasi akan mengacu pada peraturan internal kabinet, termasuk kebijakan terkini. Retret dihimpun sebagai momen untuk mengevaluasi peralihan kebijakan dan kinerja yang terukur.
Retret berlangsung berdasarkan rancangan tertentu, dengan penjelasan dari Mensesneg terkait kinerja pemerintahan selama sebelumnya. Pemimpin kabinet dipastikan menerima arahan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan pengelolaan sumber daya, termasuk pengelolaan pendidikan dan perumahan. Retret juga diharapkan memberikan saran bagi pengambil kebijakan di tingkat nasional.
