Sekolah Rakyat menjadi program pendidikan gratis berasrama di Jakarta, ditujukan untuk mengatasi angka Anak Tidak Sekolah (ATS) dan mengurangi ketergantungan ekonomi pada anak. Sekjen Kemenpora Robben Rico menyatakan, program ini diharapkan meringankan masalah kebijakan ekonomi yang menjadi penyebab utama putus sekolah. Dalam keterangan tertulis, dia menyebutkan bahwa sebagian besar anak putus karena pengaruh kemiskinan, dan program ini akan memberikan akses pendidikan yang komprehensif. Angka kemiskinan di wilayah tersebut mencapai 40%, sementara angka ATS mencapai 45%. Program menargetkan penurunan hingga 30% dropout. Dalam pembangunan Indonesia Emas, kesejahteraan sosial menjadi fondasi kunci. —DataBicara: Kementerian Sosial bekerja memperkuat program pendidikan gratis untuk menghadapi tantangan kemiskinan dan dropout.
2026-01-06T08:01:00.000Z
Sekolah Rakyat: Jawaban untuk Anak Putus Sekolah karena Kemiskinan

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.