Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menekankan politik damai dan tidak ada dendam dalam khotbah Puncak Natal Nasional 2025. Ia mengutip Ayat Alkitab (Matius 5:39), 'Ditampar pipi kiri, berikan pipi kanan', yang dimaksudkan untuk saling memaafkan. Prabowo mengatakan, saudara-saudara, keluarga saya sebagian adalah Nasrani, tetapi pendeta paling pokok adalah memaafkan. Pernyataan ini diumumkan di acara Tennis Indoor Senayan, Senin (5/1/2026).
2026-01-05T16:36:00.000Z
Prabowo Serukan Damai dan Memaafkan, Kutip Ajaran Nasrani

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.