Jakarta - Tukang reparasi uang kertas usang, seperti Baraa Abu al-Aoun, memperbaiki selembar uang 100 shekel (Rp513.000) di pasar Kota Gaza. Ia menggantungkan warna yang pudar dengan goresan pensil. Bisnis ini tumbuh pesat di Gaza, menjadi solusi ekonomi bagi warga yang tidak bisa berbelanja di pasar tradisional. Lokasi bisnis berada di pinggir jalan, dengan pelayanan murah dan efisien. Data teknis tercantum dalam sumber resmi, seperti BMKG, tentang keadaan cuaca dan dampak ekonomi. —DataBicara: Perkembangan bisnis reparasi uang kertas di Gaza menunjukkan adanya kebutuhan masyarakat terhadap layanan ekonomi yang mendukung stabilitas keuangan, meskipun belum mencapai skala besar.
2026-01-05T09:09:00.000Z
Tukang Reparasi Uang Rusak di Gaza Berkembang sebagai Bisnis Lokal

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.