Pada 4 Januari 2026, Waka DPRD DKI Jakarta dari Partai NasDem, Wibi Andrino, meminta Pemprov DKI Jakarta dan pihak kepolisian menetapkan Manggarai sebagai kawasan pengawasan khusus untuk mencegah tawuran berulang di underpass Manggarai.,Wibi menegaskan bahwa penegakan hukum harus tegas dan menyeluruh, dengan patroli permanen, CCTV aktif 24 jam, serta pembatasan aktivitas pelaku tawuran. Dia menegaskan bahwa keberadaan kawasan pengawasan khusus bertujuan untuk menghentikan tawuran yang terjadi sejak awal tahun.,Dalam dua hari berturut-turut, tawuran terjadi pada 1 Januari (pukul 18.10 WIB) dan 2 Januari (pukul 15.00 WIB). Tawuran pertama melibatkan 20 warga dari Gang Tuyul RW 04 dan Magasen RW 12, sementara tawuran kedua telah dibubarkan kepolisian setelah aksi berjurai di terowongan Manggarai.,Kapolsek Tebet, Kompol Iwan Gunawan, mengatakan tawuran terdengar dari suara petasan di kolong flyover Stasiun Manggarai. Sementara Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, mengklaim bahwa pihak kepolisian telah berada di lokasi untuk mencegah kembali tawuran.,Dalam kasus pertama, tawuran terjadi di Jalan Dr Saharjo dan terowongan Kelurahan Manggarai. Pada kasus kedua, tawuran dianggap selesai setelah aksi berjurai di lokasi. Kedua insiden terjadi tanpa kekerasan besar, dan pihak kepolisian menggagalkan tawuran dengan patroli terstruktur.,Pihak kepolisian menekankan kebijakan penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku tawuran, sementara warga dihimbau untuk menghindari konflik sederhana di wilayah terkait. Pemprov DKI Jakarta diharapkan merespons dengan kebijakan pengawasan yang efektif untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.,Dalam analisis yang relevan, keberadaan kawasan pengawasan khusus di Manggarai mencerminkan kebutuhan penegakan hukum yang tegas untuk menghadapi konflik warga. Ini menunjukkan prioritas Pemerintah DKI Jakarta untuk menerapkan kebijakan keamanan yang terstruktur, meskipun tidak ada kekerasan besar dalam dua hari terakhir.
2026-01-03T23:46:00.000Z
Waka DPRD DKI Jakarta: Manggarai Dikembangkan Khusus Buntut Tawuran Berulang

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.