Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melepas keberangkatan 1.132 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ke Aceh Tamiang, Banten, untuk mendukung pemulihan pemerintahan dan pelayanan publik pasca-bencana. Keberangkatan terbagi ke tiga kloter dengan durasi berbeda, terdiri dari 863 praja dan 269 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemendagri. Tugas mereka berlangsung dari 3 Januari hingga 3 Februari 2026. Mendagri menegaskan bahwa kantor bupati dan kantor perangkat daerah masih dipenuhi lumpur, sehingga aktivitas pemerintahan belum maksimal.
Pemulihan pelayanan publik di Aceh Tamiang tergantung pada ketersediaan sumber daya dan kebijakan pemerintah. Data teknis seperti jumlah praja dan ASN yang dikirim disesuaikan dengan informasi resmi sumber. Tindakan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk mendinginkan dampak bencana dan memastikan operasional sistem pemerintahan terbuka.
āDataBicara: Pemulihan pelayanan publik di Aceh Tamiang masih berjalan dengan kondisi geografis yang sulit. Kerusakan infrastruktur dan pernapasan sistem pemerintahan membutuhkan upaya koordinasi antarpemda dan sumber daya dari luar daerah.
