Iran mengatakan ancaman Presiden AS Trump untuk mengintervensi demonstrasi yang marak di negara tersebut adalah bentuk campur tangan internasional. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengkritik pernyataan Trump sebagai ceroboh dan berbahaya, sementara Menteri Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengklaim rakyat Iran tidak akan membiarkan intervensi asing. Pernyataan Trump dibenarkan oleh sejumlah sumber kantor berita, termasuk Fars dan Hengaw, yang menyebutkan terjadi kericuhan antara demonstran dan pasukan keamanan Iran. Di kota Lordegan, Azna, dan Kouhdasht, sejumlah orang tewas dalam bentrokan. Iran menuduh kekuatan eksternal menghasut demonstrasi damai. Ali Shamkhani, penasihat senior Ayatollah Khamenei, menegaskan bahwa campur tangan AS di Iran akan mengganggu stabilitas kawasan Timur Tengah. Teheran mengklaim keamanan nasional sebagai garis merah, dan krisis ekonomi menjadi penyebab unjuk rasa yang kini berlangsung di Teheran dan kota-kota lain. Pernyataan Trump mengenai kemungkinan tindakan menyelamatkan demonstran di Iran disampaikan setelah laporan tentang kekerasan antara para demonstran dan pasukan keamanan. Tidak ada data eksplisit tentang apakah korban adalah demonstran atau anggota keamanan.
2026-01-03T06:33:00.000Z
Trump Ancam Intervensi di Iran, Teheran Marah

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.