Tawuran kembali terjadi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan. Pemprov DKI Jakarta menegaskan penguatan pengamanan dan pencegahan dengan mengerahkan Satgas Jaga Jakarta di wilayah rawan.,Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, mengatakan pemerintah tetap fokus pada pendekatan preventif dan komprehensif dalam menangani persoalan tawuran. Koordinasi intensif diberikan dengan Polri, TNI, Satpol PP, camat, lurah, RT/RW, tokoh masyarakat, dan tokoh agama dilakukan melalui patroli rutin, dialog antarwarga, serta pencegahan dini di wilayah rawan.,Satgas Jaga Jakarta, yang dibentuk Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sejak November 2025, melibatkan Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga. Upaya ini berfokus pada humanis melalui informasi dini, koordinasi cepat, dan tindakan terukur untuk menghindari konflik.,Dalam kawasan rawan seperti Manggarai, Satgas Jaga Jakarta akan menjadi garda depan dalam monitoring dan pencegahan potensi gesekan antarwarga. Pemprov DKI juga mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui program aduan #JagaJakarta yang dapat digunakan warga untuk melaporkan konflik.,Sebelumnya, tawuran antarwarga terjadi di kolong flyover Manggarai, Jakarta Selatan. Kedua kelompok terlibat saling serang menggunakan petasan hingga batu. Kapolsek Tebet Kompol Iwan Gunawan mengatakan peristiwa terjadi pada Kamis (1/1) pukul 18.10 WIB. Tidak ada korban jiwa, situasi akhirnya aman dan kondusif.
2026-01-03T06:23:00.000Z
Tawuran Kembali Terjadi di Manggarai, Pemprov DKI Fokus Pencegahan

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.