DB
Data Bicara
2026-01-03T00:00:00.000Z

Kunjungan Putri Kim Jong Un ke Mausoleum Kakek dan Buyut: Tanda-Tanda Suksesi?

Kunjungan Putri Kim Jong Un ke Mausoleum Kakek dan Buyut: Tanda-Tanda Suksesi?

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengunjungi mausoleum kakek dan buyutnya, sementara putri terdekatnya, Kim Ju Ae, melakukan kunjungan pertama ke lokasi tersebut. Kehadiran Kim Ju Ae di sana mungkin menjadi tanda kesiapan untuk melanjutkan kedudukan sebagai pemimpin negara.,Pada 26 Desember 2025, Pyongyang mengirimkan sinyal kuat melalui uji coba rudal dan peluru, menggambarkan upaya menguji kapasitas serangan presisi dan menantang AS serta Korea Selatan. KCNA memperlihatkan kepergiaan pabrik produksi senjata yang dikaitkan dengan pembangunan fasilitas baru.,Kim Jong Un mengklaim sistem rudal multi yang baru bisa 'menghancurkan musuh' dalam kunjungannya ke pabrik. Sementara itu, Kim Ju Ae diharapkan menjadi pemimpin Korea Utara setelah menemani ayahnya pada kunjungan penting ke Beijing tahun lalu. Kebijakan pemerintah mengenai 'garis keturunan Paektu' mendorong pengelompokan kekuasaan.,Kunjungan Kim Ju Ae ke mausoleum kakek dan buyutnya disebut sebagai momen penting untuk memperkuat kontrol atas kekuasaan. KCNA menyebutnya sebagai 'tokoh besar pembimbing' dan menyoroti bagaimana posisinya dalam mendaftar pemimpin tertinggi. Kebijakan teritorial yang mengandalkan kekuasaan keturunan terus berlangsung.,Kedua pemimpin sebelumnya, Kim Jong Il dan Kim Il Sung, yang disebut 'pemimpin abadi', sudah dimakamkan di Istana Matahari Kumsusan. Pengelolaan kultus kepribadian yang mengelilingi 'garis keturunan Paektu' terus memengaruhi kehidupan sosial di Pyongyang. Penerus sebenarnya dianggap sebagai 'hyangdo' dalam bahasa Korea.,Analisis Singkat: Kehadiran Kim Ju Ae di mausoleum kakek dan buyutnya mungkin mencerminkan upaya pemerintah untuk memperkuat kontrol kekuasaan secara keturunan. Kebijakan teritorial yang mengandalkan hukum keturunan terus berlangsung, meskipun ada tanda-tanda pemborosan sumber daya dan eksplorasi senjata berdasarkan kebutuhan strategis.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.