Kericuhan di Iran yang berlangsung hari kelima protes atas penurunan nilai rupiah menewaskan sejumlah orang. Presiden AS Donald Trump melontarkan ancaman terhadap pemerintah Iran. Laporan menyebutkan tiga korban jiwa di Lordegan, dua di Azna, satu di Kouhdasht. Pihak berwenang mengatakan korban termasuk demonstran, sementara video menunjukkan mobil dibakar. Demonstran menuntut segera berakhirnya kekuasaan pemimpin dan kembalinya monarki. Kementerian Pendidikan mengatakan sekolah ditutup karena kerusuhan. Pemerintah Iran mengatakan seorang anggota keamanan tewas dalam bentrokan, meski belum bisa memverifikasi. Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pemerintah akan mendengarkan tuntutan, sementara Jaksa Agung Iran menekan upaya menciptakan ketidakstabilan. Trump menekankan siap siaga jika Iran menembak demonstran. —DataBicara: Tegang antara pemerintah dan demonstran, dengan ancaman ekstrem dari AS.
2026-01-02T08:44:00.000Z
6 Orang Tewas di Iran Akibat Kericuhan, Trump Ancam Iran

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.