Jakarta - Sebulan pascabencana banjir bandang di Padang Pariaman, 13 penyintas masih bertahan di tenda darurat sambil menunggu hunian sementara rampung dibangun. Bencana tersebut berdampak pada wilayah daerah pemekaran yang terdampak, dengan status peringatan dari BMKG. Status darurat terjadi dari 13 hingga 20 Mei 2024, dan area terdampak mencakup 11 kecamatan. Tenda darurat dianggap kurang nyaman karena kurang rapi dan tidak terawat. Pemerintah memperketat distribusi bantuan sosial, termasuk perawatan dan pendidikan, untuk memastikan ketersediaan kebutuhan dasar bagi korban. —DataBicara: Data berbasis fakta dari sumber terkait bencana, jumlah korban, dan status darurat.
2026-01-02T02:44:00.000Z
Penyintas Bencana Padang Pariaman Masih Tinggal di Tenda Darurat

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.