Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan (KemenImipas) meluncurkan aplikasi All Indonesia hingga program Makkah Route pada 2025. Aplikasi ini menjadi sistem resmi untuk pemeriksaan keimigrasian di seluruh bandara dan pelabuhan internasional, terintegrasi dengan layanan kepabeanan, kesehatan, dan karantina. Makkah Route memungkinkan jemaah haji dan umrah tidak perlu mengantre di Arab Saudi saat tiba. Program ini termasuk capaian kerja KemenImipas dalam Refleksi Akhir Tahun 2025.
Aplikasi All Indonesia disebut sebagai solusi terpadu untuk proses keimigrasian, memfasilitasi pemeriksaan di bandara keberangkatan Indonesia. Makkah Route mempercepat pelaksanaan layanan keimigrasian untuk jemaah, menggantikan proses antrean di kota Arab Saudi. Kepemimpinan KemenImipas mendukung transformasi layanan pendukung keimigrasian dengan kebijakan yang terintegrasi dan efisien.
Pembiayaan dan pemantauan program Makkah Route terkait dengan Kepala Badan Regulasi Keimigrasian. KemenImipas menegaskan komitmen terhadap peningkatan efisiensi layanan keimigrasian, baik untuk warga Indonesia maupun pengguna eksternal. Program ini menempatkan prioritas terhadap pemeriksaan keimigrasian yang efektif, terjangkut, dan terukur.
