Prabowo Subianto memverifikasi istilah 'uang lelah' yang digunakan TNI dalam penanganan bencana di Aceh Tamiang, dengan menggantinya menjadi 'semangat'.,Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjelaskan bahwa TNI mengalokasikan Rp 26 miliar untuk uang makan dan uang lelah satuan operasi di Sumatera, meskipun permintaan Mabes TNI adalah Rp 80 miliar. Pemenuhan terhitung pada 1 Januari 2025.,Prabowo menegaskan bahwa alokasi keuangan harus selesai di 31 Desember 2024, dan alokasi berikutnya dimulai pada 1 Januari 2025, tanpa masalah keuangan. TNI meminta dukungan tambahan untuk bencana di Sumatera.,Prabowo mengkritik penggunaan istilah 'uang lelah' sebagai substitusi bagi 'semangat' dalam konteks operasi darurat, dengan menekankan bahwa anggaran harus terpenuhi sesuai jadwal.,Analisis Singkat: Prabowo memverifikasi kebijakan anggaran TNI terkait bencana, memastikan pemenuhan alokasi keuangan sesuai jadwal, dan menekankan transparansi dalam distribusi dana.
2026-01-01T06:15:00.000Z
Prabowo Koreksi Istilah 'Uang Lelah' TNI Tangani Bencana

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.